Tuesday, 26 May 2009

Menghadapi kesulitan hidup

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh

Sahabat,

Terlepas kondisi ekonomi sahabat saat ini, harga-harga dipasaran
terus naik. Diperparah dengan langkanya sebagian komoditi terutama
bahan bakar. Tentu ini akan semakin menyulitkan hidup kita.

Jika kita tidak mempersiapkannya dengan baik, maka hidup kita akan
dipenuhi dengan rasa khawatir. Bagiamana tidak, jika penghasilan
kita tidak ada peningkatan sementara barang-barang terus meningkat,
lama kelamaan kemampuan daya beli kita akan turun.

Sahabat,

Sebagai umat Muslim yang beriman kepada Al Quran, kita tidak perlu
khawatir untuk menghadapi situasi ini. Yang penting kita terus tetap
tawakal dan berusaha untuk menghadapi semua ini.

Lepaskan diri kita dari rasa khawatir dan rasa takut sebab khawatir
dan takut tidak akan membantu kita untuk hidup lebih baik. Justru
jika kita menghadapinya dengan tenang, berpikir akan keberlimpahan
rahmat dari Allah, dan yakin bahwa Allah akan membantu kita, maka
insya Allah jalan keluar akan akan ada.

Sahabat,

Marilah kita belajar kepada nabi Musa a.s. saat beliau dikejar oleh
pasukan Firaun. Para sahabat mulai khawatir sebab pasukan Firaun
sudah dekat, sementara di depan laut menghadang. Namun apa kata nabi
Musa a.s.?

Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-
pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul". Musa
menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku
besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku". (QS. Asy
Syu'araa':61- 62)

Sahabat,

Alangkah indahnya jika kita bisa mengatakan hal yang sama menghadapi
situasi ekonomi yang kian tidak menentu ini. Saat ada orang yang
mengatakan "Bagaimana bisa menghidupi keluarga jika ekonomi seperti
ini?" Maka dengan penuh keyakinan kita bisa mengatakan, "Allah akan
memberi rezeki kepada kita; sesungguhnya Allah bersama kita, kelak
Dia akan memberi petunjuk kepada kita."

Sahabat,

Inilah suatu pikiran indah, beauitiful mind, yang akan menghasilkan
hidup yang indah pula. Tidak peduli dengan masalah yang ada, jika
Allah menolong kita, maka kehidupan kita akan lebih baik.

Sahabat,

Mudah-mudahan kita, saya dan sahabat semua, bisa tetap menjalani
hidup dengan indah yang semuanya berawal dari pikiran yang indah.

Jangan lupa dengan DUIT untuk menolong kita. DUIT bukan berarti
uang, tetapi Do'a, Usaha, Ikhlas, dan Tawakal. Jika DUIT sudah
menjadi bagian hidup kita, insya Allah semuanya akan menjadi lebih
mudah.

Marilah kita awali hidup kita dengan sebuah do'a:

Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat.
Serta jauhkanlah kami dari api neraka.

Amin.

Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh

No comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share