Monday, 7 February 2011

Masuk Kerja Naik Angkot


Tetap Semangat di Hari SENIN
Hari ini Penulis Semangat Kerja ke Kantor dengan Naik Angkot.
Memang Pada dasarnya akan Banyak Iritnya jika naik Motor
1. Waktu ; Pasti ini karena apapun kendaraannya tidak ada yg bisa menandingi Motor dalam hal efisiensi waktu tempuh Perjalanan.
2. Uang ; Punya motor ternyata bisa nabung, bandingkan jika naik Angkutan pulang pergi habis 7 Ribu klo naik motor hanya 1500 (1/2 liter bensin kurang)-Versi jarak penulis dari rumah ke Kantor.
3. Jauh dari Sumpeknya Manusia (Desakan orang banyak di dalam BUS) tapi
dekat dengan Sumpeknya Kendaraan lainnya alias Macet. hahaha  :p
4. Jarak Tempuh ; sangat efektif karena naik Angkutan BuS pasti akan memakai Jalurnya/Jalan Utama nah jika ada motor pakai saja Jalan Pintas.

Di sisi lain Jasa si Motor jangan Lupa karena yang namanya barang PASTI punya Nilai Waktu (Habis/kurang/masa Pakai) dan hal ini berlaku untuk semua barang yang artinya kita harus Rutin Cek & Ricek keadaan Kendaraan, Nah jadi jika dibandingkan naik motor dengan naik Angkutan Bus yang PASTI klo kemana-mana dengan Motor Sangat Menguntungkan.

Setelah akan memasuki 5 tahun kerja di BNI sebagai Pegawai OS dan juga sudah lama menggunakan Motor dalam keseharian ke kantor namun hari ini Senin tgl. 7 Februari 2011 Penulis baru pertama kali ini merasakan bagaimana Sesaknya di dalam Angkot BUS yang padat menuju ke kantor dalam perjalanan yang ditempuh 1 jam tersebut (biasanya naik motor 30 menit) serta Hiruk pikuk macetnya kota Jakarta di dalam BUS. Penulis seperti SARDEN Kaleng Manusia Merk BUS Sarden (hahahaha....) Pagi hari sudah Padet dengan Manusia yang menunggu angkot dan Padetnya kendaraan Mobil dan Motor yang menambah keMacetan.
Dan nanti pulangnya otomatis Penulis akan merasakan kembali BUS Sarden. Mantap deh.
Sang Motor ternyata harus Istirahat karena bagian depan Bannya Rusak dan Niatnya nanti setelah Pulang Kerja Penulis akan membawanya ke Bengkel.


Pengalaman Penulis Naik Motor selama 4 tahun melakukan Hal yg bisa dibilang Error/Gila dan jangan Coba2 jika tidak Berani melakukannya yang berhubungan dengan kesadaran Sopir Mobil berdasarkan tipe kendaraannya :
1. Sopir Mobil (Pribadi/angkutan umum kecil) membutuhkan 3 detik untuk menyadari klo di sisi kanan kendaraannya ada Motor dan 2 detik di sisi kirinya
2. Sopir Metromoni/Kopaja membutuhkan 5 detik untuk menyadari klo di sisi kanan kendaraannya ada Motor dan 3 detik di sisi kirinya
3. Sopir BUS PATAS/BUS Besar Membutuhkan 10 detik untuk menyadari klo di sisi kanan kendaraannya ada Motor dan 5 detik di sisi kirinya.
Kenapa sisi kiri si Sopir mobil lebih cepat menyadarinya ketimbang sisi kanan ???
Karena Posisi tempat duduk kendaraan Mobil (Duduk di Kanan) di Indonesia dan sisi Jalanan (Jalan dari sisi Kiri) mempengaruhi cara Pandang sang Sopir yang selalu melihat ke arah Kiri (Cek negara Barat dengan tempat duduk Kiri dan Berjalan di Sisi Kanan)
Alhasil jika lebih dari detik di atas alhasil kita sebagai pengendara MOTOR Akan keserempet, :p dan siap2 dengan motor peyok/stang bengkok, Roda ban depan kelindes dan si pengendaranya kaki/tangan memar, lecet2 di kaki/tangan (Penulis sendiri mengalaminnya dan sudah bermacam2 kejadian hanya karena lagi ERROR :p

Jadi Hati-hati jika ingin mendahului mobil di depan.
Semoga Informasinya Berguna,

Lautsamudra-Marchel Beding
(Tetap Semangat Masuk Kerja dengan Naik Angkot)

No comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share