Thursday, 14 April 2011

Polisi (Aparat atau e..Keparat ???)

Pengalaman dari sebelumnya yang hanya Bayar Pajak Kendaraan Motor dan tidak besar namun kini dikarenakan KTP penulis berubah maka Identitas STNK motor juga harus berubah.
Pada tgl. 26 Februari saya bermaksud menganti Plat dan membayar Pajak Motor namun saya tidak tahu jika saya kena MUTASI PROPINSI (pindah alamat Rumah dari Tangerang ke Jakarta) sesuai dengan KTP dan langkah-langkahnya ternyata Panjang dan tiap POS di Tangerang dikenakan Biaya, sekedar berbagi pengalaman saja mengenai biaya2 yang terkait dengan pengurusan atau perpanjangan Motor, seperti :
1. Pembayaran FotoCopy dan Map Kuning Rp. 4 Rb (Padahal fotocopy hanya 1 lembar dan Map juga 1)
2. Saat di Kerik Mesin ternyata di POS tersebut dikenakan biaya sebesar Rp.25 Rb (tanpa diberi bukti kuitansi)

3. Karena Saya Mutasi Alamat saya langsung di suruh ke Loket MUTASI dan Bayar sebesar Rp. 150Rb (kata Polisisnya itu juga karena Motor Bapak Tahun 1996) dan hingga saat ini proses berkas sedang menunggu.
4. Setelah selesai Ternyata di POS Loket mutasi di minta biaya seiklasnya :-~
Apalagi ya...duh lupa...kurang lebih habis 200rb-an
Anehnya di Semua Proses Loket Polisi Tangerang ini ternyata tidak diberikan Kuitansi sebagai bukti pembayaran  yang ada hanya diberikan Bukti pengambilan barang (duh Pak POLISI gmana nih...Aparat Negara atau Keparat Negara si Dirimu)


Lanjutan......Ceritanya sudah selesai pengambilan Berkas di Loket Mutasi dan di suruh lanjutkan ke Loket ???Apa y...(lupa loket apa !!!)
Mumpung belum lupa biaya Mutasi, ternyata biaya Pinda/Mutasi ke Jakarta (karena Beda Propinsi dan Penulis menggunakan Jasa) adalah :
1. Biaya Mutasi sebesar 350 Rb
2. Biaya Standar STNK + Pembuatan Plat dan Administrasinya 192 Rb (karena motor saya Astrea Grand tahun 96) untuk point ini seperti standar biaya yang ada di balik kertas Pajak STNK

3. Biaya tak terduganya membayar orang yang mengurus karena Mutasi STNK sebesar 100Rb yang dijakarta saya memyerahkannya ke pihak ke 3 agar saya tidak menghabiskan waktu banyak. Pasalnya Mutasi sebelumnya (di tangerang) sudah memakan waktu saya 3 hari untuk Bolak-balik.


Sebenarnya Banyak Kasus Penulis yang melibatkan Kepolisian yang Bila KASUSnya menyangkut (POLISI) bukan hal ini saja, seperti berurusan karena Razia (sampai Ribut karena kasus minta Surat tilang Biru). Sebenarnya Polisi itu apa sih (Aparat atau Keparat ???), berikut Penulis Beberkan Apa itu sebenarnya POLISI.
Kebenaran :
Giliran meyangkut kebenaran Polisi, Polisinya minta dipublikasi
contohnya : iklan layanan masyarakat Kepolisian yang sedang membantu Masyarakat (dasar iklan ada saja yang dilebih2kan) yang ternyata Setelah masyarakat berhubungan dengan Kepolisian di tiap POS markas polisi dimintain uang Jasa/tip atau Embel lainnya dan lagi2 ini tanpa Bukti kuitansi resmi yang jika masyarakat mau prostes pasti Polisi berdalih ke mana Buktinya, Mana Buktinya Anak Buah saya berbuat demikian !!! (CAPE DEH.....)

Kesalahan :
Polisi Pasti Minta Bukti jika Polisi Salah (Mana Buktinya Aparat Polisi Salah)
contoh kasusnya Penilangan Kendaraan...dll yang belum penulis tulis artikelnya tentang Polisi Tilang ini.
contoh lainnya Lihat saja tingkah laku Polisi dalam menangani kasus Gayus Tambunan atau pun Makelar/Kriminal Lainnya yang tanpa masyarakat sadari mana sih peran Mu ???
Terus berapa persen nih Polisi yang memang benar2 Mengayomi masyarakat ??? (Penulis sendiri tidak bisa menjawab, entahlah yang jelas Citra Polisi jika tidak diperbaiki akan berakibat Masyarakat tidak akan Percaya 100% dengan yang namanya Polisi) Cobalah POLISI introspeksi dengan membuka Layanan Masyarakat (Cek website berepa banyak yang bermasalah dengan Polisi).
Semoga Informasinya Berguna,

Lautsamudra-Marchel Beding
(Mutasi Kendaraan Motor-Polisi (Aparat atau Keparat ???))

3 comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share