Tuesday, 18 September 2012

Raisa memanggil diriku

Masih Tergiang di telinggaku, Raisa memanggil diriku (Menyebut Ayah…ayah…)
Dalam keadaan apapun Raisa sering menyebut diriku.
Dalam keadaan Ayah mau jalan kerja Raisa selalu memanggil Ayah…ayah…Ngeng..ngeng...(sambil menunjuk ke luar, maksudnya jalan-jalan)
Dia memanggil Ayah…ayah berulang kali setiap berangkat atau tidur (mengigau jika tidak main sebelum tidurna)
Kerinduannya Akan Ayahnya yang selalu mengajaknya Bermain di kala Ayah berangkat maupun sebelum tidur suka membuat dirinya menyebut Ayah jika bermain atau sekedar jalan-jalan di Pagi hari sebelum jalan dengan Ayahnya terasa belum puas.
Kini Raisa sudah 1 Tahun 10 Bulan (22 bulan, sebentar lagi 2 Tahun) sudah mengerti lingkungan orang lain dan mulai berani menapaki kakinya ke tetangga sebelah ataupun sekedar bermain di halaman depan.
Raisa juga sudah mengerti jika Jajanan es lewat ia lalu memanggil bundanya dengan sebutan Nda…nda…nda…. (yang menandakan ada Raisa ingin itu…) yang lucunya semua Abang jualan yang lewat di bilang es (hahaha....itu yang membuat ayah dan bunda ketawa dan menjelaskan apa itu)
Rasa Kangen di Hati dan Tergiangganya Pangilan Raisa (Ayah…yah…yah) sering membuat diri ini menanggis meratapi diri sebagai Orang tua terhadap Raisa maupun diri ini menaggis teringgat Orang tua ketika diri ini masih Kecil yang juga Rindu dengan Orang tua Kandung.
Memang ada sesuatu yang berbeda ketika waktu belum mempunyai Anak dan sesudah punya Anak.


Raisa…Raisa…
Bukan Ayah saja yang bilang kalau kamu itu Imut…imut
Tatangga yang saat ini belum kenal lalu ayah ajak jalan-jalan di Pagi hari saja mengatakan Raisa mukannya Imut
Raisa Imut dari Bawaannya Bunda…
Dahulu ketika Ayah tertarik dengan Bunda ada suatu hal salah satunya Keimutan Bunda
Dan ketika Ayah tau bahwa bunda melahirkan anak berjenis kelamin perempuan Ayah senang
Keimutan Bunda kini turun ke Raisa …
Namun entah kenapa y Ke imutan Bunda mulai pudar….Bukan karena usia mungkin karena menurun ke generasinya.
Namun begitu ada kalanya Aura keimutan Bunda muncul dengan waktu yang tak terduga…entah kapan itu
Perjuangan Bunda dari dalam kandungan hingga kini kamu sudah besar tidak sia-sia


Bunda…
Ayah juga Sayang Bunda
Terimakasih Bunda sudah menjadi sosok Ibu bagi buah hati kita (Raisa)
Semoga Alloh selalu memberi Kesehatan, ketabahan dan kesabaran untuk bunda dalam mendidik dan membina Anak menuju jalan Alloh

Raisa…
Ayah Sayang Raisa
Ya Alloh jadikan Rasa Kasih Sayang Kami sebagai Orang tua Raisa mengalir ke dalam Darah Anak kami agar menjadi Anak yang Berbakti pada-Mu dan kami sebagai orang tuanya
Dan Semoga Alloh selalu menjaga kita dalam ikatan Keluarga menuju keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah. Allohu Akbar……Amien.


No comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share