Sunday, 15 June 2014

Tehnik Menghafal Alquran

Dalam sebuah forum Islam sempat Penulis menanyakan beberapa hal salah satunya adalah mengenai Tehnik Menghafal Aquran dan Alhamdulillah Jawaban yang terima beraneka macam dan membuat saya semakin semangat menghafal Alquran.

Berikut penulis cantumkan tulisan pertanyaan dan jawaban dari rekan-rekan milist:
(Semoga Alloh memudahkan kita dalam menghafal Ayat demi Ayat isi Al Quran dan bermanfaat untuk pembaca blog)


Pertanyaannya adalah dari saya ke Milist :
Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatu,
Adakah di milist ini yang bisa memberikan masukan atau pengalaman tehnik menghafal alquran untuk orang dewasa? Saya sudah mencoba beberapa cara seperti membawa  bacaan hafalan dlm sholat sunnah namun adakalanya ppikiran ini sedaang jenuh atau bosan mengulang hafalan berkali kali atau emosi atau depresi akan sebuah kejadian membuat hapalan hilang seketika.
Seperti kita ketahui jika masa kanak-kanak ilmu itu seperti mengukir di atas batu, keras dan akan tercetak bentuknya namun jika sudah dewasa ilmu itu laksana melukis di atas pasir pantai yg tersapu ombak dia akan hilang.
Memahami sebuah ilmu ketika dewasa ternyata membuat diri ini sulit mengingatnya dibandingkan ketika masih kanakkanak dulu.

Semoga Alloh memudahkan kita dalam belajar dan memahami ilmu Alloh.

Wassalam,


Jawaban Dari Al Alfian langitwarnawa......
salah satu metodenya adalah Sering Mengulang-ulang , pak !
bukankah para sahabat senior juga menghafal Qur'an pd usia tua?


Jawaban Dari Firdaus Tjahyadi

 Wa'alaykumussalaam Warahmatullahi Wabarakatuh

Afwan akhi apakah akhi sudah pernah coba metode menghafal Syaikh Dr.Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi ?

Afwan Metode selengkapnya adalah sbb:
Cara Termudah Menghafal Al-Qur`an Al-Karim
Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.
Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohan dalam menghafal surah

Al-Jumuah:
1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali.
2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali.
3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali.
4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali
5. Keempat ayat di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali.
7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali.
8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali.
9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali.
10. Keempat ayat (ayat 5-8) di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
11. Bacalah ayat pertama hingga ayat ke 8 sebanyak 20 kali untuk memantapkan hafalannya.

Demikian seterusnya pada setiap surah hingga selesai menghafal seluruh surah dalam Al-Quran. Jangan sampai kamu menghafal dalam sehari lebih dari seperdelapan juz, karena itu akan menyebabkan hafalanmu bertambah berat sehingga kamu tidak bisa menghafalnya.

JIKA AKU INGIN MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA, BAGAIMANA CARANYA?

Jika kamu ingin menambah hafalan baru (halaman selanjutnya) pada hari berikutnya, maka sebelum kamu menambah dengan hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas, maka anda harus membaca hafalan lama (halaman sebelumnya) dari ayat pertama hingga ayat terakhir (muraja’ah) sebanyak 20 kali agar hafalan ayat-ayat sebelumnya tetap kokoh dan kuat dalam ingatanmu. Kemudian setelah mengulangi (muraja’ah) maka baru kamu bisa memulai hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas.

BAGAIMANA CARANYA AKU MENGGABUNGKAN ANTARA MENGULANG (MURAJA’AH)
DENGAN MENAMBAH HAFALAN BARU?

Jangan sekali-kali kamu menambah hafalan Al-Qur`an tanpa mengulang hafalan yang sudah ada sebelumya. Hal itu karena jika kamu hanya terus-menerus melanjutkan menghafal Al-Qur’an hingga khatam tapi tanpa
mengulanginya terlebih dahulu, lantas setelah khatam kamu baru mau mengulanginya dari awal, maka secara tidak disadari kamu telah banyak kehilangan hafalan yang pernah dihafal. Oleh karena itu metode yang paling tepat dalam menghafal adalah dengan menggabungkan antara murajaah (mengulang) dan menambah hafalan baru. Bagilah isi Al-Qur`an menjadi tiga bagian,yang mana satu bagian berisi 10 juz.

Jika dalam sehari kamu telah menghafal satu halaman maka ulangilah dalam sehari empat halaman yang telah dihafal sebelumnya hingga kamu menyelesaikan 10 juz. Jika kamu telah berhasil menyelesaikan 10 juz maka berhentilah menghafal selama satu bulan penuh dan isi dengan mengulang apa yang telah dihafal, dengan cara setiap hari kamu mengulangi (meraja’ah) sebanyak 8 halaman.

Setelah selesai satu bulan kamu mengulangi hafalan, sekarang mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan hafalan 20 juz. Jika kamu telah menghafal 20 juz maka berhentilah menghafal selama 2 bulan untuk mengulangi hafalan 20 juz, dimana setiap hari kamu harus mengulang (meraja’ah) sebanyak 8 halaman. Jika sudah mengulang selama dua bulan, maka mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.

Jika anda telah selesai menghafal semua isi Al-Qur`an, maka ulangilah 10 juz pertama secara tersendiri selama satu bulan, dimana setiap harinya kamu mengulang setengah juz. Kemudian pindahlah ke 10 juz berikutnya, juga diulang setengah juz ditambah 8 halaman dari sepuluh juz pertama setiap harinya. Kemudian pindahlah untuk mengulang 10 juz terakhir dari Al-Qur`an selama sebulan, dimana setiap harinya mengulang setengah juz ditambah 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

BAGAIMANA CARA MERAJA’AH AL-QURAN (30 JUZ) SETELAH AKU MENYELESAIKAN METODE MURAJA’AH DI ATAS?
Mulailah mengulangi Al-Qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2 juz, dengan mengulanginya 3 kali dalam sehari. Dengan demikian maka kamu akan bisa mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap dua minggu.

Dengan metode seperti ini maka dalam jangka satu tahun (insya Allah) kamu telah mutqin (kokoh) dalam menghafal Al-Qur’an, dan lakukanlah cara ini selama satu tahun penuh.

APA YANG AKU LAKUKAN SETELAH MENGHAFAL AL-QUR’AN SELAMA SATU TAHUN?

Setelah menguasai hafalan dan mengulangInya dengan itqan (mantap) selama satu tahun, hendaknya bacaan Al-Qur’an yang kamu baca setiap hari hingga akhir hayatmu adalah bacaan yang dilakukan oleh Nabi-shallallahu alaihi wasallam- semasa hidup beliau. Beliau membagi isi Al-Qur`an menjadi tujuh bagian (dimana setiap harinya beliau membaca satu bagian tersebut), sehingga beliau mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam sepekan.

Aus bin Huzaifah -rahimahullah- berkata: Aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam-, “Bagaimana caranya kalian membagi Al-Qur`an untuk dibaca setiap hari?” Mereka menjawab:

نُحَزِّبُهُ ثَلَاثَ سُوَرٍ وَخَمْسَ سُوَرٍ وَسَبْعَ سُوَرٍ وَتِسْعَ

سُوَرٍ وَإِحْدَى عَشْرَةَ سُورَةً وَثَلَاثَ عَشْرَةَ سُورَةً وَحِزْبَ

الْمُفَصَّلِ مِنْ قَافْ حَتَّى يُخْتَمَ

“Kami membaginya menjadi (tujuh bagian yakni): Tiga surat, lima surat, tujuh surat, sembilan surat, sebelas surat, tiga belas surat, dan hizb al-mufashshal yaitu dari surat Qaf sampai akhir (mushaf).” (HR. Ahmad no. 15578).

Maksudnya:
-Hari pertama: Mereka membaca surat “al-fatihah” hingga akhir surat “an-nisa`”.
-Hari kedua: Dari surat “al-maidah” hingga akhir surat “at-taubah”.
-Hari ketiga: Dari surat “Yunus” hingga akhir surat “an-nahl”.
-Hari keempat: Dari surat “al-isra” hingga akhir surat “al-furqan”.
-Hari kelima: Dari surat “asy-syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”.
-Hari keenam: Dari surat “ash-shaffat” hingga akhir surat “al-hujurat”.
-Hari ketujuh: Dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-nas”.

Para ulama menyingkat bacaan Al-Qur`an Nabi -shallallahu alaihi wasallam- ini menjadi kata:
 ”فَمِي بِشَوْقٍ“. Setiap huruf yang tersebut menjadi simbol dari awal surat yang dibaca oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- pada setiap harinya. Maka:
- Huruf “fa`” adalah simbol dari surat “al-fatihah”. Maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari pertama dimulai dari surah al-fatihah.
- Huruf “mim” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kedua dimulai dari surah al-maidah.
- Huruf “ya`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketiga dimulai dari surah Yunus.
- Huruf ”ba`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keempat dimulai dari surah Bani Israil yang juga dinamakan surah al-isra`.
- Huruf “syin” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kelima dimulai dari surah asy-syu’ara`.
- Huruf “waw” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keenam dimulai dari surah wash shaffat.
- Huruf “qaaf” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketujuh dimulai dari surah qaf hingga akhir muashaf yaitu surah an-nas.

Adapun pembagian hizib yang ada pada Al-Qur an sekarang, maka itu tidak lain adalah buatan Hajjaj bin Yusuf.

BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA BACAAN YANG MUTASYABIH (AYAT YANG

MIRIP) DALAM AL-QUR’AN?

Cara terbaik untuk membedakan antara dua ayat yang kelihatannya menurut kamu hampir sama (mutasyabih), adalah dengan cara membuka mushaf dan carilah kedua ayat tersebut. Lalu carilah perbedaan antara kedua ayat tersebut, cermatilah perbedaan tersebut, kemudian buatlah tanda/catatan (di dalam hatimu) yang bisa kamu jadikan sebagai tanda untuk membedakan antara keduanya. Kemudian, ketika kamu melakukan murajaah hafalan, maka perhatikanlah perbedaan tersebut secara berulang-ulang sampai kamu mutqin dalam mengingat perbedaan antara keduanya.

BEBERAPA KAIDAH DAN KETENTUAN DALAM MENGHAFAL AL-QUR`AN:

1- Kamu harus menghafal melalui bantuan seorang guru yang bisa membenarkan bacaanmu jika salah.
2- Hafalkanlah 2 halaman setiap hari: 1 halaman setelah subuh dan 1 halaman setelah ashar atau maghrib. Dengan metode seperti ini (insya Allah) kamu akan bisa menghafal Al-Qur`an secara mutqin dalam kurun waktu satu tahun. Tetapi jika kamu memperbanyak kapasitas hafalan setiap harinya maka kemampuan menghafalmu akan melemah.
3- Menghafallah mulai dari surat an-nas hingga surat al-baqarah karena qhal itu lebih mudah. Tapi setelah kamu menghafal Al-Qur`an maka urutan meraja’ahmu dimulai dari Al-Baqarah sampai An-Nas.
4- Dalam menghafal hendaknya menggunakan satu mushaf saja (baik dalam cetakan maupun bentuknya), karena hal itu sangat membantu dalam menguatkan hafalan dan agar lebih cepat mengingat letak-letak ayatnya, ayat apa yang ada di akhir halaman ini dan ayat apa yang ada di awal halaman sebelahnya.
5- Setiap orang yang menghafal Al-Qur’an pada 2 tahun pertama biasanya apa yang telah dia hafal masih mudah hilang, dan masa ini disebut fase at-tajmi’ (pengumpulan hafalan).
Karenanya janganlah kamu bersedih karena ada sebagian hafalanmu yang kamu lupa atau kamu banyak keliru dalam hafalan. Ini adalah fase yang sulit sebagai ujian bagimu, dan ini adalah fase rentan yang bisa
menjadi pintu masuknya setan untuk menghentikan kamu dari menghafal Al-Qur`an. Tolaklah was-was tersebut dari dalam hatimu dan teruslah menghafal, karena dia (menghafal Al-Qur`an) merupakan perbendaharaan harta yang tidak diberikan kepada sembarang orang.

Semoga dimudahkan menghafalkan Al Qur'an

Jazzakallahu Khairan

Sumber: http://al-atsariyyah.com/cara-termudah-menghafal-al-quran-al-karim.html

Jawaban Dari Hanif


dibaca artinya juga sehingga tau "jalan ceritanya"

semoga membantu dan bermanfaat

hanif

   
Jawaban Dari Arief Nuryanto

Wa'alaikumussalam warahmatulLah wa barokatuH

Apakah keseharian Anda disibukkan dengan urusan pekerjaan / mencari nafkah dan urusan keluarga?
Berikut tambahan tips praktis untuk menghafal Al-Quran :
1.       * Sediakan waktu khusus setiap hari untuk hafalan Al-Quran. Waktu terbaik untuk menambah hafalan adalah di awal hari (menjelang shubuh – sesudah shubuh).
2.      *  Kata kunci menghafal Al-Qur’an yang pertama adalah “muroja’ah” atau “mengulang-ulang” apa yang sudah dihafal sebelumnya.
3.      * Kata kunci yang kedua -mengutip istilah dari ust. Abu Hurri- adalah “asmuni” kepanjangannya “asal muni” (jawa) artinya : yang penting mulut bersuara membaca Al Quran.
4.      * Jangan terlalu terobsesi untuk segera mendapatkan banyak hafalan. Namun fokuslah untuk mengulang hafalan yang sudah didapat.
5.      * Ingatlah, semakin banyak mengulang hafalan maka semakin banyak kebaikan yang Anda dapat. Bukankah setiap huruf Al Quran bernilai 10 kebaikan?
6.      * Hafal satu juz dengan mantap insya Allah masih lebih baik ketimbang hafal 10 juz tapi hafalan tidak mantap. Bukankah kedudukan seseorang di akhirat nanti adalah sesuai dengan ayat terakhir yang dia baca dengan hafalannya?
7.      * Bagilah hari-hari Anda untuk muroja’ah. Paling tidak dalam 7 s.d 10 hari Anda harus menyelesaikan seluruh hafalan Anda. Misalkan Anda hendak membagi menjadi 7 hari dengan hari  Senin sebagai hari pertama. Apabila total hafalan Anda  adalah juz 1 s.d juz 7, jadwal muroja’ah Anda tiap hari Senin adalah muroja’ah juz 1, hari Selasa juz 2 dst.
8.      * Atur muroja’ah Anda sesuai kesibukan. Anda bisa muroja’ah di sholat malam,di sholat sunnah rowatib atau dalam perjalanan berangkat/ pulang kerja,  atau ketika berangkat/ pulang ke masjid dll.

Allohu a’lam.

__,_._,___

Jawaban Dari 'Mentari Pagi'   
ane punya saudara..yang kebetulan masih SD menjelang kelas 6 .... mempunyai hafalan diatas rata-rata anak pada umumnya ..(sekarang hampir 5 juz - bukan sekolah di pondok)..
kl ditanya oleh orang2 dewasa: bagaimana kamu bisa menghafal dengan cepat ?.maka jawaban dia sederhana : " ..pokoknya harus dilakukan dengan senang hati ,/  suasana hati yang senang !")
kelihatanya jawabanya sederhana , tapi mungkin cukup mendasar bagi kita2 yang sudah bukan dunia anak-anak lagi ....mungkin kita menghafal tapi pikiran kita banyak memikirkan yg lain ....


wallahu a'lam bishshawab....



No comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share