Wednesday, 18 February 2015

Mukjizat Al-Quran: Rajin Mengaji Sehatkan Jasmani & Rohani

 ( HIKMAH ) RAJIN MENGAJI DAPAT SEHATKAN JASMANI DAN RUHANI
Peneliti Belanda Vander Hoven pernah menyatakan “Muslim yang dapat membaca bahasa Arab dan yang membaca Al Qur’an secara teratur dapat melindungi diri dari penyakit psikologis.” Abdullah, 2009 dalam disertasinya berjudul, “The Effects of Reading the Holy Qur’an on Muslim Students’ Heart rate, Blood Pressure and Perceived Stress Levels” juga pernah mengungkap temuan peneliti Universitas Sal ford, Yucel Salih (2007). Di mana telah melaporkan terkait temuan pengaruh bacaan Al-Quran pada tubuh. Dalam percobaan, peneliti menggunakan 30 sarjana Muslim psikologi dari Universitas Salford. Ada 15 lelaki dan perempuan.
Dalam studi pertama peserta ikut serta dalam percobaan yang dibagi menjadi dua kondisi. Peserta diukur
denyut jantung, tekanan darah, dan stres sebelum dan setelah membaca Surah Alam Nashrah dan Surah Al Rahman. Dalam kondisi denyut jantung peserta lain, tekanan darah, dan stres yang dirasakan tingkat diukur sebelum dan setelah membaca materi non-religius yang ditulis dalam Bahasa Arab.
Data dianalisa dengan menggunakan dua faktor Anova dan t-tes post hoc. Hasilnya ditemukan, denyut jantung, tekanan darah, dan tingkat stres menurun bagi peserta yang telah membaca Surah Alam Nashrah Surah Al Rahman. Peneliti menyimpulkan bahwa bacaan Al-Qur’an sangat bermanfaat baik secara psikologis dan fisiologis. Sementara, Efek ini tidak dapat ditemukan dengan pembacaan bahan non-religius yang ditulis dalam bahasa yang sama sebagai Al-Quran.
Sebanyak 16 dari 31 pasien wanita yang diambil datanya di Rumah Sakit Nur Hidayah, Yogyakarta, mengaku mengalami penurunan rasa sakit akibat operasi dalam berbagai tingkatan, setelah membaca ayat-ayat suci Al-Qur`an. Hal ini diduga karena tubuh mendapatkan rangsangan pada saraf lain yang lebih kuat, sehingga dapat mengalahkan nyeri yang dirasakan.
Ketika membaca, menyuarakan dan mendegarkan ayat al-Qur`an, ada 3 jenis saraf dalam tubuh yang diaktifkan.
Hasil penelitian tersebut dipresentasikan dalam International Conference on Cross Cultural Collaboration in Nursing for Sustainable Development di Bangkok, Thailand, pada 9-10 September 2013 lalu.
Presentasi itu mendapatkan apresiasi positif dari peserta konferensi, yang mayoritas beragama non-Islam dan lulusan akademik tingkat S2 dan S3.
Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Christian University of Thailand didukung oleh Azusa Pacific University of California dan Kimyung University.
Mukjizat Al-Quran ini mengingatkan kita pada kisah Ilamam Abi Qasim Al Qusyairi An Naisaburi. Kala itu Syeikh Abi Qasim merasa sedih karena putra tersayangnya sakit keras. Di saat sedang tidur, ia bermimpi ketemu Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wassalam dan mengeluhkan keadaannya kepada Nabi. “Bagaimana usahamu dengan ayat-ayat penyembuhan (syifa?),“ tanya Rasulullah padanya.
Ketika bangun ia berpikir tentang ayat-ayat penyembuhan itu. Dia menemukan 6 ayat tersebut yaitu: Surat At Taubah: 14, Surat Yunus: 57, Surat an-Nahl:69, Surat Al-Isra’:82, As Syuara: 80 dan Surat Fusyilah:84.
Dalam Surat Al Isra’: 82 disebutkan, “Dan Kami turunkan dari Al Quran itu suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.“
Dalam Surat Fhusilat: 44, “Katakanlah Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.“
Dalam QS. Yunus 57 disebutkan;
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
Mana segeralah ia membacakan ayat-ayat tersebut kepada anaknya. Alhamdulillah, sejak itu ia seakan terlepas dari belenggu (penyakit) yang memberatkan.
“Diceritakan, ada seorang lelaki mengeluh kepada Rasulullah saw “Ya Rasulullah. Dadaku merasa sempit dan sesak nafasku.” Nabi saw menjawab, “Bacalah Al Quran “ (HR. Abu Said Al Khudry).
Dalam hadits lain Rasulullah pernah menyampaikan, “Hendaknya kamu menggunakan dua macam penawar; madu dan al Qur’an.” (HR. Ibnu Majah dan al Hakim).


Sumut: YM Network


No comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share