Thursday, 2 April 2015

Laptop, Raisa, Guru dan Efek Hafalan Film

Laptop dan Riangnya Raisa,
Alhamdulillah laptop akhirnya bisa On kembali di bulan Maret ini setelah beberapa bulan tidak dihidupkan dikarenakan Harddisknya rusak fisik. Ada yang berbeda dengan raisa ketika dahulu (sebelum laptop mati) raisa begitu mahir menggunakan mouse dan aplikasi di laptop namun dikarenakan vakum beberapa bulan karena laptop mati dan setelah hidup kemarin ayah sempat binggung kok tiba2 raisa seperti tidak bisa menggunakan mouse dan aplikasi di laptop. Allohuakbar ternyata anak kecil usia raisa bisa dengan mudahnya lupa dengan apa yang pernah dipelajarinya jika tidak continue. Ternyata hal laptop bukanlah hal pertama kalinya apa yang pernah raisa pelajari lalu lupa, singkat cerita bunda menceritakan jika raisa juga pernah mengalami lupa karena vakum tidak belajar iqro, membaca ataupun sekedar menulis (Subhanalloh..... ternyata dia lupa semuanya.... akhirnya bunda mengajarkan semuanya dengan ulang dan sabar)

Dari kisah lupanya raisa ini terhadap apa yang pernah dipelajari membuat Ayah berpikir bahwa Raisa yang masih kanak2 akan dengan mudah dan melupakan apa yang pernah dipelajari dan dia hanya akan ingat dengan kebiasaan yang dibentuknya secara rutin dan seperti pepatah mengatakan bahwa jika kita mengajarkan Anak ketika masih kecil seperti melukis di atas Batu (akan terbentuk Selamanya) namun jika mengajarkan Anak setelah Balikh/ Dewasa akan seperti melukis di atas pasir (terkana ombak akan hilang/mudah lupa) Subhanalloh.... Semoga Ayah dan bunda tetap istiqomah mengajarkan raisa agar kelak menjadi Anak yang berbakti pada Alloh dan orang tua.

Alhamdulillah ternyata hidupnya laptop membawa kesenangan raisa tersendiri. Ayah dapat kabar SMS klo Raisa sekarang ikut menyanyi lagu Iqro di Laptop.

Orang Tua.
Kisah lupanya raisa karena vakum dengan kebiasaan yang masih kecil mengingatikan Ayah akan nasihat orang yang jika usia seseorang makin tua makan dia akan mudah lupa dan akan seperti kembali ke kanak-kanakan (Allohuakbar...) Ayah jadi ingat dengan orang tua di rumah yang saat ini tergolong usia di atas 60 tahun yang memang sudah seperti ke kanak-kanakan. Dan ini otomatis Ayah sebagai orang yang sudah dewasa harus sabar menghadapi orang tua yang sudah seperti anak-anak dan ternyata apa yang ayah pelajari dari Raisa ada hikmahnya seperti pelajaran yang harus ayah kemas untuk orang tua. Subhanalloh.....

Ayah jadi ingat dan ternyata kita dan pernah dan akan menjadi seperti Raisa yang anak-anak ketika kecil dan akan menjadi tua seperti orang tua saat ini. Iringan doa Alfatehah .....Semoga Alloh memberikan Hidayah kepada orang tua dan Anak Hamba dan juga diri ini dan Seluruh Umat Islam di dunia maupun di akhirat......Amin.....

Golden Gold & Guru TK A
Ayah kaget ketika dengar dari bunda raisa ternyata di sekolah TK A tidak di ajarkan membaca dan Iqro padahal sudah bulan maret dan pelajaran akan berakhir dan fatalnya lagi ini sudah berlangsung dari awal ajaran baru dan ternyata Guru TK A tersebut memberikan Argument yang tidak pantas sebagai seorang pendidik, yang dengan sekena dan seenaknya berargument bahwa "Raisa sudah dapat pelajaran tersebut ketika PlayGoup karena pelajarannya sama dan alasan ke duanya Raisa masih di bawah umur dan belum waktunya belajar karena anak tersebut masih perlu banyak bermain". Parah sekali guru tersebut, ayah sudah menyuru bunda untuk melapor ke kepala sekolah namun bunda khawatir Raisa akan di tindas karena masa sekolah raisa masih 2 bulan lagi.

Marah.... iya ayah marah sekali ...Si Guru hanya memandang dengan Pola berpikiran KUNO bahwa anak-anak tidak boleh dipaksakan untuk sekolah dan belajar..... GILA.... anak-anak memang tidak boleh di paksakan untuk belajar tapi tugas Guru adalah Mengarahkannya Belajar dengan bermain dan menyenangkan bukan Mengajarkannya dengan tekanan agar bisa membaca........Kecewa sekali ayah dan bunda dengan argement guru tersebut.

Tujuan ayah agar raisa sekolah adalah Otak Raisa masih Golden Gold dan Anak Seperti Gelas yang kosong yang siap di isi dengan air apa saja, bukannya bermain (Gmana umat islam maju ketika remaja dan dewasa jika masa anak-anak dianggap harus banyak bermain, pemikiran Kuno si guru ini dan guru ini tidak melihat gmana umat non Islam di didik dan di ajarkan dengan bagus dengan tujuan dapat mengalahkan Umat ISLAM bahkan menjadikan umat Islam Kafir) dan InsyaAlloh Raisa dan Adik-adik Raisa, anak Ayah bisa memajukan Umat Islam.
Alhamdulillah Bunda berusaha mengejar ketertinggalan tersebut dengan mengajarkannya di rumah..... InsyaAlloh berhasil bunda..... Terimakasih Bunda telah mendidik Anak ayah dengan Baik.....
Dan Alhamdulillah untuk orang tua bunda (Bapak dan Ibu Makhmud) yang sudah membesarkan Bunda Raisa dengan baik dan berkah hingga anak tersebut memberikan efek yang luar biasa terhadap anaknya sendiri yaitu cucu Bapak Makhmud sendiri.
Semoga Alloh Subhanallohuwataala memberikan pahala yang besar terhadap Bunda dan ibu-ibu pada umumnya karena dari peran Ibu-ibu itulah Madrasah yang hidup di rumah benar2 terbentuk Akhlak dan Kharakter di rumah dalam membentuk Anak-anaknya.

Alhamdulillah ayah jadi ingat dahulu waktu masih kecil raisa ayah belikan Flash Card (kartu membaca) dengan tekhnik kartu itu respon raisa bagus sekali dan Alhamdulillah efeknya Raisa sekolah TK sangat suka membaca.
Masa Pertumbuhan Golden Gold otak anak adalah hingga 5 tahun (ada yang bilan juga sd 7 tahun) namun seiring bertambahnya umur biasanya penyerapannya berbeda ketika umur masih balita dan batita.

Hafalan dan Film ........
Astagfirulloh.... Ya Alloh entah apa yang hamba lakukan dan hamba mohon Ampun kepadamu dikarenakan menonton film yang tidak baik untuk diri ini.
Entah ada apa dengan diri ini waktu itu sedang mencari-cari file dan ketemu film porno dan diteruskan hingga selesai namun Alloh mengambil hidayah semua Hafalan Alquran diri ini yang sudah terkumpul dan hanya karena hal itu BUBAR lah dan Buyar ingatan penulis akan isi dan hafalan Al quran yang pernah di ingat dan penulis mencoba kembali namun ternyata Nikmatnya sudah beda dan kering rasanya.......Astagfirulloh......
Hamba terus berdoa untuk membuat diri ini terus dalam jalan dan menjadikan Al quran itu sebagai Akhlah hamba dan Semoga Alloh memaafkan diri ini....Amin..... Sungguh Efek hal tersebut membuat memori dan ingatan otak ini lemah dan hancur akan hafalan Alquran......Astagfirulloh.......

Lautsamudra/Marchel Beding.

(Catatan Bulan Maret....Laptop, Raisa, Guru dan Efek Hafalan Film... )

No comments:

 

Blogger news

    follow me on Twitter

    Blogroll

    About

    Bookmark and Share